Indonesian Muslim Youthpreneur (IMY), Ikhtiar IKPM Pakistan Siapkan Alumni Enterpreneur Muda Mendunia

Share Postingan ini

 

Berlandaskan gagasan “Membangun Konektivitas UMKM Diaspora RI di Pakistan”, Indonesian Muslim Youthpreneur (IMY) sukses menggelar event ajang temu bisnis pertama bagi pengusaha muda Indonesia di Pakistan. Total peserta yang hadir mencapai 113 orang dengan tamu undangan yang berasal dari Somalia, Turki, Thailand, Afghanistan, Uganda dan Pakistan. Menurut persentase kehadiran 7 dari 10 peserta adalah anggota Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Pakistan.

“Acara ini dilaksanakan bukan hanya untuk menjadi platform berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam menciptakan hubungan yang lebih erat antara pelaku usaha yang berada di Pakistan.” Begitu paparan Lia Ni’ma ‘Uqbaddar, selaku ketua panitia pelaksana acara, yang juga merupakan alumni IKPM Gontor Tahun 2014.

Respon positif juga disampaikan oleh Jifiawan Gana Putra, selaku Fungsi Ekonomi KBRI Islamabad, dalam sambutannya. “Teman-teman diaspora adalah pelaku utama dalam perluasan pasar Indonesia di luar negeri. Maka jangan batasi diri, mulailah memperluas pasar, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar Pakistan.”

Harapan yang sama disampaikan oleh ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) PWK Pakistan, Muladi Mughni. “Kedepannya IMY akan melahirkan banyak restoran, produk jasa dan usaha yang berkelas di Pakistan.”

Acara diselenggarakan secara hybrid pada hari Minggu tanggal 19 November 2023 di Aula Budaya Nusantara, KBRI Islamabad. Dimulai dengan talkshow kewirausahaan yang berfokus pada industri kreatif, produk, manajemen dan marketing dengan pembicara yang kompeten di berbagai bidangnya

Ahsanu Nadia, selaku moderator menjembatani sesi pertama antara pembicara dan peserta yang dilakukan secara online. Hj. Safira Mahrusah, MA, dewan pakar MES yang pernah menjabat sebagai duta besar Aljazair membahas tentang opportunity and challenge dari industri kreatif. Sebagai pelengkap, kiat-kiat praktik menjalani profesi industri kreatif dengan cara monetisasi skill disampaikan oleh Dea Aulia, seorang content creator dan inisiator dari inquisitive.vibes.

International Muslim Youthpreneur

Sesi kedua talkshow dilakukan secara offline. Menghadirkan tiga pembicara yang membahas topik “Sukses Branding, Jago Manajemen dan Marketing“. Dengan dipandu oleh moderator, ketiga narasumber memaparkan pengalaman dan topik mereka dengan apik dan asyik.

Diawali oleh Anita Dewi Romli, Seorang CEO dari perusahaan Arsa Group yang menekankan pentingnya manajemen, “karena 80% gagalnya suatu usaha dikarnakan kurangnya manajemen yang baik.”

Edukasi tentang produk kecil beromset triliunan disampaikan oleh Juana van lee, Marketing Manager PT Indomie di Pakistan. Dilengkapi dengan wawasan digital marketing yang diisi oleh Dika Wanangsari seorang Digital Marketing Expert dari Dulang Lombok.

Tolak Angin dan Kopi Kenangan adalah bukti nyata dari kolaborasi apik antara branding dan marketing. Lebih daripada itu, narasumber menekankan enam hal paling penting yang harus dibangun oleh semua pengusaha yaitu: “1. Relasi, 2. Relasi, 3. Relasi, 4. Relasi, 5. Relasi dan 6. Konsitensi.”

Semangat para pengusaha muda tidak luntur sedikitpun bahkan setelah empat jam talkshow tentang kewirausahaan. Keterbatasan waktu membuat beberapa penanya harus rela menunda mendapat jawaban.

Siang berganti malam. Saatnya sesi pameran produk dan gala dinner. Hal ini memberikan kesempatan bagi peserta dan tamu untuk melihat dan mencoba produk UMKM Indonesia yang dipresentasikan, sambil menikmati suasana gala diner yang penuh keceriaan.

Disela akhir acara Duta besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Adam Mulawarman Tugio mengapresiasi terselenggaranya IMY yang merupakan hasil dari gagasan anak muda. Pentingnya menjalin hubungan dengan warga asing dan menjajaki potensi pasar halal juga tidak lupa disampaikan.

Secara garis besar IMY berhasil menyampaikan dua pesan. Pertama memahamkan pelaku UMKM diaspora Indonesia bahwa mereka adalah aktor diplomasi yang nyata bagi perekonomian negara. Kedua, berawal dari IMY enterpreneur muda akan mampu mempromosikan produk Indonesia di Pakistan dan seluruh dunia.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *