Mengintip Kuliner Khas dan Andalan Musim Dingin Pakistan

Share Postingan ini
Kehangatan Kashmiri Chai, Teman yang Tepat Saat Musim Dingin

ISLAMABAD- Bulan desember telah memasuki pertengahan , seperti biasa hujan selama 3 hari mengguyur  Islamabad membawa salam dari musim dingin yang baru saja datang . malam yang menjadi sangat panjang dan siang yang menjadi begitu cepat membuat perut selalu terasa lapar karena dingin, bahkan ada pula mahasiswa/i indonesia yang menamai musim dingin sebagai musim penggemukan , musim makan dan tidur , musim style dan masih banyak lagi sebutan-sebutan lain untuk musim yang datang di pertengahan bulan  Desember ini.

   Banyak hal yang unik dan menarik yang bisa kita jumpai dan nikmati di musim dingin, salah satunya adalah makanannya. Ketika angin dingin mulai terhembus dan suhu yang semakin mencubit, makanan yang menjadi favorit yg hanya bisa kita nikmati saat itu  dan juga  sangat mengerti dengan dinginya hembusan angin adalah semangkuk chicken corn soup dan segelas kashmiri chai, makanan yang hanya tersedia di musim dingin dan akan terasa kenikmatannya jika di makan ketika udara sangat dingin, disajikan saat masih dalam kondisi panas membuat badan kita terasa hangat karena Black paper yang di ketahui bisa membuat suhu tubuh kita tetap hangat  menjadi salah satu dari bumbu yang di campurkan pada makanan berkuah ini .

   Chicken corn soup adalah makanan yang bisa kita jumpai di Pakistan pada akhir musim gugur dan sepanjang musim dingin  untuk mengahangatkan tubuh kita yang sedang di jajah oleh suhu yang biasanya mencapai 5 derajat celcius, makanan ini  terbuat dari tepung jagung yang dicampur dengang suiran ayam dan telur, dan disajikan ketika masih dalam kondisi panas . Seperti halnya bubur ayam di Indonesia corn soup memiliki rasa yang nikmat dan unik karena di campur dengan beberapa racikan bumbu khas Pakistani.

   Akan lebih nikmat jika chicken corn soup disajikan dengan  kashmiri chai, minuman yang berasal dari daerah Kashmir, daerah pegunungan yang menjadi salah satu bagian dari Himalaya. Seperti hal nya chai biasa yang sering kita minum di pagi hari yang terbuat dari susu dan teh , minuman ini memiliki cita rasa yang nikmat  karena tidak hanya terbuat dari teh dan susu, di dalamnya terdapat campuran kelapa dan kacang almond, yang menjadikan minuman ini terasa lebih nikmat dan memiliki tekstur yang berbeda dengan dudpathi atau chai lainnya, terlebih warnanya yang pink sangat menggiurkan untuk di cicipi dan memberikan kehangatan pada tubuh kita yang sedang merasakan cubitan dari angin dingin.

   Corn soup dan kashmiri chai bisa kita jumpai di mana-mana ketika musim dingin , tetapi  ada satu tempat yang terkenal dikalangan mahasiswa, yang corn soupnya memiliki ciri khas yang unik yang jarang kita temukan di kedai lain , rasanya yang lezat menjadi identitas corn soup khas Karachi Company,  karena jarak nya yang tidak begitu jauh kita bisa berangkat selepas shalat maghrib dan mulai memesan dengan cara membeli token ke bagian kasir dan menukarkannya ke paman penghidang corn soup, karena jika kita tidak berangkat lebih awal kita akan mengantri dan bahkan bisa kehabisan karena padatnya pelanggan, semakin larut suhu dingin pun akan semakin kuat dan pelanggan pun akan semakin banyak .

Chicken Corn Soup yang Lezat, Cocok Disajikan Saat Musim Dingin

   Kedai corn soup ini tidak pernah sepi , pelanggan pun datang dan pergi silih berganti ,  selain rasa corn soupnya yang nikmat, paman yang menyajikan chicken cornsoup disana selalu membaca Basmalah di setiap tuangannya , kebiasaan itu menjadi ciri khas dari kedai sederhana yg memiliki banyak pelanggan ini, kebiasaan seperti ini juga menjadi  keistimewaan tersendiri bagi pelanggan yang datang untuk membeli corn soup disana , dan menjadikan kita lebih yakin bahwa cornsoup tersebut terjamin kehalalannya .

   Banyak mahasiswa IIU Islamabad yang sudah berlangganan dan menantikan kehadiran musim dingin untuk menikmati cornsoup di kedai yang terletak di Karachi Company, salah satunya adalah saudara Auliyaurrachman , mahasiswa Ushuluddin semester 3, dia selalu datang ke kedai cornsoup Karachi Company setiap musim dingin bahkan dalam satu Minggu bisa  sampai 4 kali  untuk menikmati chicken corn soup dan kashmiri chai.  Karena baginya, kashmri chai dan semangkuk corn soup adalah makanan yang paling mengerti dengan kondisi musim saat itu , terlebih suiran ayam yang menyatu dengan tepung jagungnya menjadi nilai plus dari chicken corn soup di tempat lain, dan penyajian yang islami membuat dia senang mengunjungi kedai corn soup disana dengan kalimat “Bismillah” di setiap tuangan soup ke dalam setiap mangkuknya . cara ini sudah dikenal oleh kalangan mahasiswa dan sudah menjadi identitas bagi kedai corn soup yang terletak di Karachi Company.

Menikmati Corn Soup di salah satu kedai andalan Karachi Company

   Diantara corn soup dan chai kashmiri yang berada di Islamabad , kedai satu ini merupakan yang sangat bersahabat di lidah orang Indonesia , karena tidak terlalu banyak mencampurkan bumbu-bumbu khas Pakistani yang kadang-kadang tidak cocok dengan lidah kita. tempatnya yang lumayan nyaman pun menjadi pilihan bagi mahasiswa IIU Islamabad untuk menikmati suasana dingin dengan kehangatan chicken corn soup dan secangkir kashmiri chai .  harganya yang cukup bersahabat dengan kantong pelajar, juga tidak memberatkan kita untuk bisa menikmati kehangatan chicken corn soup ini. Dengan Rs.90 untuk satu mangkuk dengan tambahan satu butir telur rebus yang di suir dan Rs.70 untuk satu mangkuk corn soup tanpa tambahan telur rebus, untuk satu cangkir kashmiri chai yang nikmat kita bisa dapatkan dengan harga Rs.30. biasanya selain di nikmati dengan secangir kashmiri chai , para pelanggan juga menambahkan kentang goreng sebagai pengganti kerupuk pada chicken corn soup tersebut. Jika anda memiliki banyak waktu kosong maka luangkanlah untuk bisa menikmati sensasi kehangatan chicken corn soup dan segelas kashmiri chai, anggap saja corn soup sebagi pengganti pecel lele yang bisa kita jumpai di tempat manapun di Indonesia . Selamat mencoba !!!

 

Penulis : Ridlo Syaiku Akmal, Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Tahun 2011

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *