Mini-Monografi : Relasi Universitas Aligarh dan Kemerdekaan Pakistan

Share Postingan ini

ISLAMABAD-  Tulisan yang mengangkat tema mengenai hubungan Aligarh dan Kemerdekaan Pakistan. Sebuah negara republik islam yang menjanjikan sebuah dokumentasi perjalan sejarah panjang dari dua peradaban; Kerajaan Mughal Lama (Islam) dan Kolonialisme Britania (Barat) yang dimana saat ini menjadi tempat menimba ilmu bagi penulis. Tulisan yang disajikan dengan format semi-ilmiah ini mengambil referensi utama dari buku berjudul “Gramsci, Hegemony and Civil Society in Pakistan” dan 3 karya ilmiah serta beberapa sesi kelas musim panas sebagai referensi tambahan. Selamat Membaca.

Gambaran Umum Pakistan

Pakistan adalah sebuah negara yang terletak di Asia Selatan, berbatasan dengan Laut Arab di Selatan, Afghanistan dan Iran di Barat,India serta Republik Rakyat Tiongkok di Timur dan Selatan negara ini. Negara ini dibentuk pada 14 Agustus 1947 sebagai hasil dari pemisahan Kemaharajaan British. Beribukota di Islamabad, namun kota terbesar serta pusat perekonomian berada di bagian selatan Pakistan, yaitu Karachi. Pakistan memiliki 4 provinsi yaitu; Sindh, Punjab, Kyber Pakhtunkhwa dan Balochistan, serta 1 teritori ibukota khusus yaitu Islamabad.

 

Pakistan adalah negara dengan populasi terbesar didunia kelima, satu peringkat dibawah Indonesia dengan 225 juta jiwa, yang hampir seluruhnya adalah beragama Islam. Bahasa Urdu merupakan bahasa nasional, sementara Bahasa Inggris adalah bahasa resmi yang digunakan. Namun bahasa-bahasa daerah seperti; Bahasa Pashtu, Punjabi, Sindh dan lainnya masih dituturkan secara meluas di Pakistan.

 

Berbicara mengenai sistem pemerintahan, jika negara kita menganut sistem republik kesatuan presidensial, maka lain hal dengan Pakistan. Sistem pemerintahan Pakistan adalah republik demokratik federal yang dimana parlemen bikameral terdiri dari senat dan Majelis Nasional. Senat terdiri dari 104 kursi, yang dipilih secara tidak langsung oleh majelis provinsi untuk jangka waktu 6 tahun. Sedangkan Majelis Nasional terdiri dari 342 kursi, 70 diantaranya diperuntukkan untuk perwakilan wanita dan agama minoritas, dipilih secara langsung untuk 5 tahun kedepan.

 

Berbeda dengan Indonesia yang hanya memiliki Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, maka Presiden Pakistan menjadi kepala negara dan tugas kepala pemerintahan diserahkan kepada Perdana Menteri. Cara pemilihannya pun juga sangat berbeda dengan di Indonesia, Presiden Pakistan dipilih oleh Lembaga Pemilihan Umum yang tediri dari Senat, Majelis Nasional dan 4 Majelis Provinsi. Lain dengan cara pemilihan Presiden, Perdana Menteri Pakistan dipilih oleh parlemen.

 

Masjid Badshahi dibangun oleh Kaisar Mughal Aurangzeb antara tahun 1671 dan 1673. Masjid ini merupakan contoh penting arsitektur Mughal, dengan eksterior yang dihiasi dengan ukiran batu pasir merah dengan tatahan marmer.

Pendahuluan, Aligarh dan Kemerdekaan Pakistan

Sebelum kita lebih jauh membahas, ada baiknya kita memahami definisi dari kata ”Masyarakat Madani”. Masyarakat Madani merupakan transliterasi bahasa indonesia dari “Civil Society” yang dapat kita artikan secara harfiah sebagai suatu masyarakat yang beradab dalam membangun, menjalani, dan memaknai kehidupannya atau kelembagaan sosial yang akan melindungi warga negara dari perwujudan kekuasaan negara yang berlebihan. Pada akhirnya kita akan menemukan banyak sekali definisi-definisi yang telah dikemukakan oleh para ahli.

 

Pada prinsipnya Masyarakat Madani memiliki nilai demokratis yang tinggi didalam masyarakat itu sendiri, menjunjung tinggi etika dan hak asasi dan mampu mengakomodasi seluruh aspirasi yang ada.  Terdapat 5 unsur penting dari Masyarakat Madani itu sendiri; ruang bebas publik, demokrasi, toleransi, pluralisme dan kesetaraan sosial.

 

Partisipasi masyarakat madani dan warga negara dalam gerakan sipil memiliki tradisi panjang di Asia Selatan, tak terkecuali di Pakistan. Jika menilik sejarah, bisa kita simpulkan bahwa gerakan kemerdekaan Pakistan diawali oleh ratusan organisasi kelompok masyarakat dari berbagai macam latar belakang (Pengacara, Pelajar, Organisasi Kewanitaan) dan juga organisasi-organisasi kebudayaan yang berjuang beriringan dengan para kader Muslim League.

 

Peran organisasi non-politik tersebut dalam mensejahterakan masyarakat saat itu, terdokumentasikan dengan baik dalam literatur gerakan kemerdekaan Pakistan. Salah satu dokumentasi yang paling harus kita garis bawahi adalah pada saat Konferensi Pendidikan Muslim Sir Syed Ahmed Khan yang menghasilkan pendirian Universitas Muslim Aligarh, salah satu universitas yang menjadi acuan Trimurti dalam merumuskan Sintesa Pondok Modern. Pendirian Universitas Aligarh terlaksana  pada tahun 1885 (saat itu perguruan tinggi) yang dimana memainkan peran kunci dalam pembentukan All-India Muslim League pada tahun 1906 dan juga dalam gerakan kemerdekaan Pakistan itu sendiri.

 

Penulis : Tata Auniy

Loading

1 komentar untuk “Mini-Monografi : Relasi Universitas Aligarh dan Kemerdekaan Pakistan”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *